Saturday, October 21, 2017

Iniistius pavo

Labridae
Peacock wrasse
Ikan kucing
Iniistius pavo
Panjang maksimum : 35cm
Persebaran : Dikenal dari Kepulauan Mentawai. Juga tercatat dari Kepulauan Raja Ampat, Bali, Teluk Maumere dan Manado dan sekitarnya; Dengan distribusi Indonesia dari Papua ke Sumatera
Bahaya terhadap manusia : Tidak berbahaya
Penggunaan komersil : Akuarium (komersil), Perikanan (komersil), Ikan target pemancing. Daging ikan sangat putih, enak dikonsumsi.
Status konservasi : Least Concern (LC)

Biasanya ditemukan soliter di laguna dan terujmbu menuju ke arah laut dengan dasar berpasir halus. Ikan muda kadang-kadang ditemukan pada muara dangkal. Ikan dewasa jarang ditemukan pada kedalaman kurang dari 20m. Bersifat bentik dan bentopelagis. Menguburkan dirinya untuk beristirahat pada malam hari atau untuk bersembunyi saat merasa terancam. Ikan muda sering menyerupai daun mati dengan cara menahan tanduk mereka ke arah depan.

Ikan dewasa dengan bintik hitam kecil di bawah anterior sirip dorsalnya, tiga garis gelap vertikal pada tubuhnya dengan intensitas warna yang bervariasi ( pucat atau tidak ada), bercak putih besar di belakang sirip dadanya. Ikan muda dengan warna bervariasi, seringkali keputihan dengan 3 hingga 4 garis coklat pada tubuh dan kepala, kadang keseluruhan coklat gelap atau gelap pada bagian belakang tubuhnya; beberapa individu muda lainnya memiliki "tanduk" berwarna coklat tinggi dengan tiga buah bintik hitam pada sirip dorsalnya.

Foto 1 : Ikan muda (Photo courtesy Benjamin Naden)
Foto 2 : Ikan muda (Photo courtesy Ülar Tikk)
Foto 3 : Seekor ikan dewasa pucat tanpa garis-garis (Photo courtesy Mark Rosenstein)

No comments:

Post a Comment